September 2018, Kota Ambon Alami Deflasi Dan Kota Tual Inflasi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 02 October 2018 01:19

b_100_60_16777215_0___images_stories_berita_kota-ambon-deflasi.jpgBadan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat, bulan September 2018 Kota Ambon mengalami

deflasi sebesar 0,45 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 127,02 dan Kota Tual mengalami inflasi sebesar 0,14 persen dengan IHK 152,30.

Dari 82 Kota IHK di Indonesia, tercatat 16 kota mengalami inflasi dan 66 kota mengalami deflasi,”kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Drs. Dumangar Hutauruk, M.Si di
Ambon, Senin (1/10/2018).

Menurut Hutauruk, inflasi tertinggi terjadi di Kota Bengkulu sebesar 0,59 persen dengan IHK 142,79 dan inflasi terendah di Kota Bungo sebesar 0,01 persen dengan IHK
131,25.

Deflasi tertinggi terjadi di Kota Pare-Pare sebesar 1,59 persen dengan IHK 127,39 dan terendah terjadi di Kota Samarinda, Singkawang, Ternate dan Tegal sebesar 0,01
persen dengan IHK masing-masing 137,45; 137,13; 136,70 dan 129,95.

Dari 82 kota IHK di Indonesia pada September 2018, IHK Kota Ambon menduduki peringkat 80, inflasi bulanan Kota Ambon peringkat 61, inflasi tahun kalender peringkat 68,
dan inflasi tahun ke tahun menduduki peringkat 81.

Sedangkan IHK Kota Tual menduduki peringkat 1, inflasi bulanan peringkat 7, inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun menduduki peringkat 82.

Dikatakan, deflasi di Kota Ambon sebesar 0,45 persen akibat terjadinya penurunan IHK dari 127,59 pada Agustus 2018 menjadi 127,02 pada September 2018. Inflasi tahun
kalender Kota Ambon pada September 2018 sebesar 0,98 persen dan inflasi tahun ke tahun (September 2018 terhadap September 2017) sebesar -0,57 persen.

Deflasi di Kota Ambon terjadi karena adanya penurunan IHK pada dua kelompok pengeluaran yakni: kelompok bahan makanan sebesar 4,18 persen; dan kelompok pendidikan,
rekreasi dan olahraga sebesar 0,14 persen.

Sedangkan inflasi terjadi pada lima kelompok pengeluaran yakni: kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 3,10 persen; kelompok perumahan, air,
listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,10 persen; kelompok sandang 0,22 persen, kelompok kesehatan 0,37 persen, dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan
sebesar 0,68 persen.

Komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon adalah: mie, angkutan udara, ikan cakalang asap, rokok kretek, dan lemon cina. Komoditas yang dominan
menyumbang deflasi di Kota Ambon adalah: ikan layang, cabai merah, kangkung, cabai rawit, dan daun melinjo.

Terjadi inflasi di Kota Tual sebesar 0,14 persen akibat adanya kenaikan IHK dari 152,09 pada Agustus 2018 menjadi 152,30 pada September 2018. Inflasi tahun kalender
Kota Tual pada September 2018 sebesar -0,66 persen dan inflasi tahun ke tahun (September 2018 terhadap September 2017) sebesar -0,86 persen.

Komoditi yang dominan menyumbang inflasi di Kota Tual adalah iken teri, ketela pohon, bayam, ikan layang, dan ikan ekor kuning.

Komoditas yang dominan menyumbang deflasi di Kota Tual adalah ikan kembung, angkutan udara, ikan cakalang, cabai rawit, dan lengkuas.

Sumber : Tribun Maluku

September 2018, Kota Ambon Alami Deflasi Dan Kota Tual Inflasi
 

Artikel Terkait

Migrasi & Pelaporan LKPM OSS 1.1

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday567
mod_vvisit_counterYesterday511
mod_vvisit_counterThis week2838
mod_vvisit_counterThis month9736
mod_vvisit_counterAll1200340